peta tasikmalaya
bukit tampak dari depan/ pinggir jalan raya
tampak depan
Gambar sumber mata airnya
dibawah ini gambar dari jerigen-jerigen yang digunakan warga mengambil air setiap harinya
Sekitar tahun 2008, di salah satu sumber mata air itu dibangunlah sebuah instalasi pendistribusian air bersih dari program PAMSIMAS yang langsung dari Bank Dunia yang akhirnya bisa mendistribusikan air bersih ke kampung sekitarnya yaitu kp Pameungpeuk kurang lebih sebanyak 5 RT melalui 5 buah Hidran Umum yang dan rencananya juga distribusi airnya akan diperluas. Manfaatnya yang dirasakan sungguh besar sekali, contoh nyata kemarau kemarin, ketika di TV banyak yang menderita akibat air bersih yang sudah kering,, di tempat ane, air tinggal membuka di kran Hidran Umum.
gambar distribusi air bersih program PAMSIMAS 2008
bak penampungan airnya
gambar hidran umum/Toren air
Namun baru-baru ini , kabar buruk datang, bahwa bukit tersebut di beli oleh pengusaha dari kota, dan rencananya pasirnya akan DIAMBIL dan bukitnya akan DI RATAKAN, ketika ane menanyakan lebih lanjut pd penduduk disana, bahwa disitu kan ada sumber mata air sangat berharga, mereka mengatakan tidak tahu musti gimana, sebagian besar mereka menolak, akan tetapi katanya, harapan terbesar mereka Pemerintah Desa dalam hal ini KEPALA DESA yang seharusnya menjadi pelindung, malahbelum ada tanggapan apa-apa katanya, dan mungkin cenderung membiarkan.
Kata mereka juga, si Pengelola proyek ini katanya saat ini sedang mengurus segala surat-surat kelengkapannya ke instansi terkait.
Mohon pada agan-agan mungkin ada yang punya solusi atau kontak pada WALHI ataupun aktivis Pemerhati lingkungan atau apapun itu tolong sampaikan hal ini,, mudah-mudahan mereka bisa melakukan upaya agar Proyek untuk meratakan bukit tersebut tidak jadi dilakukan,.
apalagi sampai melihat ke Lokasi tersebut dan melakukan sesuatu..
ANE MOHON DENGAN SANGAT ,AGAN-AGAN SEKALIAN..BANTUANNYA..
jangan sampai akhirnya penduduk menderita.
..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar